You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satu alat berat dikerahkan saat pembersihan gunungan sampah di pasar Induk Kramat Jati
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pembersihan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Capai 3.012 Ton

Pembersihan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur yang dimulai pada 8 Januari 2025 berhasil tuntas Senin (12/1) kemarin. Sebanyak 3.012 ton sampah berhasil dibersihkan.

"Rampung sejak kemarin sore"

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, penanganan tumpukan sampah tersebut terus dikebut selama lima hari terakhir. Namun, cuaca menjadi salah satu kendala di lapangan karena kerap terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir.

"Penanganan sampah lama yang menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati sudah rampung sejak kemarin sore. Sampah yang ada saat ini merupakan sampah baru dari aktivitas pedagang," ujarnya, Selasa (13/1).

Sudin LH Jaktim dan Pasar Induk Kramat Jati Komitmen Kurangi Sampah

Dwi menjelaskan, pada hari kelima pembersihan, pihaknya mengerahkan 46 truk dengan masing-masing armada melakukan dua rit pengangkutan.

"Untuk hari pertama hingga hari keempat, sebanyak 132 truk telah dikerahkan. Sehingga, total keseluruhan mencapai 178 truk pengangkut sampah," terangnya.

Menurut Dwi, pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah lama dibandingkan sampah baru. Sebab, sampah lama memiliki kandungan amonia yang tinggi, berbau sangat menyengat, serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

"Warna sampah lama sudah menghitam dan mengalami pembusukan. Sementara sampah baru belum mengalami proses itu," ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah akan dikerahkan sebanyak 10 hingga 11 armada truk sampah setiap hari.

"Volume sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 180 hingga 200 ton yang didominasi sampah organik," ucapnya.

Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur atas respons cepat dalam menangani permasalahan sampah tersebut.

"Kami akan terus berkoordinasi agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal. Pasalnya, dampak tumpukan sampah ini sangat dirasakan pedagang, pengunjung, dan masyarakat sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6692 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye4153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3470 personNurito
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1846 personFolmer
  5. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye1771 personTiyo Surya Sakti